
Akhwat Kampus Digilir Bapak Kost
Putri adalah seorang gadis berjilbab yang sangat santun. Ia selalu memakai jilbab lebar, kemanapun ia pergi. Saat pergi kerumah teman, atau saat kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di jogjakarta. Wajahnya yang cantik, kulitnya putih mulus membuat banyak laki2 tergila-gila, apalagi tubuhnya yang semampai. namun karena ia benar2 menjaga diri, semua laki2 itu ia tolak secara halus. Sebenarnya tidak sedikit laki2 yang mendekatinya berniat serius dengannya, namun tidak sedikit pula yang hanya berniat jelek. Wajahnya yang cantik, kulit putih mulus sangatlah menggoda banyak laki2 hidung belang.
Pada suatu hari, putri jatuh sakit. Tubuhnya panas dan tak bertenaga. Pagi hari itu, ia sudah muntah2 tiga kali, dan semua menguras tenaganya. Kepalanya pusing sampai membuat matanya berkunang2. Gadis alim itu terpaksa ijin untuk tidak masuk kuliah, dan beristirahat di kamar kostnya, sendirian, karena semua teman kostnya sberangkat kuliah. Karena merasa lemas, putri memutuskan untuk tidur saja, namun putri tidak dapat tertidur akibat kepalanya pusing dan setengah jam kemudian putri merasakan mual ingin muntah, putri segera memaksakan tubuhnya bangun dan melangkah gontai menuju kamar mandi.
Baca juga : Bermadu Kasih di Ranjang
Diluar, ia bertemu dengan Parman, bapak kostnya yang memang tidak bekerja. Ia baru saja keluar dari tempatnya bekerja. Untung saat itu putri memakai jilbab, sehingga auratnya tertutup. “Ada apa, non?” tanya parman, melihat putti kepayahan berjalan.
“ Tolong.. Pak.. saya mau muntah.” “Kemana.. Non..?” “Tolong.. ke kamar mandi..” Parman lalu menuntun putri ke kamar mandi. Sampai di sana putri pun langsung muntah.
Setelah selesai, Parman menuntun putri kembali. Putri yang lemas hanya bisa berjalan mengikuti tuntunan parman, dan tanpa menyadari arah jalannya. Ternyata parman tidak membawa putri ke kamarnya, namun ia membawanya ke kamar belakang yang jauh dari rumah utama dan kosong, hanya berisi meja dan kursi.

“ Kok kesini pak…” tanya putri bingung, dengan pikiran yang sangat sulit dikonsentrasikan. “bapak obatin mau ya, non…” Kata Parman sambil menyeringai. Pria 48 tahun itu memang sudah memendam hasrat untuk mencoba kenikmatan putri, gadis alim yang selalu berjilbab, yang sering ia intip kemontokan tubuhnya saat putri sedang mandi.
“ Jangan paaakk…” kata Putri memelas. Gadis alim itu tahu apa yang hendak bapak kostnya lakukan pada dirinya, namun ia tak mempunyai kekuatan untuk meronta, bahkan berteriak, saat sang bapak kostnya menariknya masuk kamar kosong itu, lalu menguncinya dari dalam. Parman pun langsung berubah menjadi buas dan kasar. Putri dipepet di tembok kamar kosong yang remang2 dengan penerangan cahaya lampu 3 watt itu, dan sang bapak kost langsung menggosokan tangannya di paha Putri yang putih mulus dan masih tertutup rok panjang. Memang saat itu, Putri memakai baju yang tertutup, rok panjang, kaos longgar putih lengan panjang, dan jilbab lebar yang berbahan kaus. Namun justru pakian yang terkesan tertutup itu membuat gairah Parman semakin memuncak untuk membuka dan mencicipi isi didalamnya.

Tangan nista parman meremas2 Memek gadis alim itu dari luar roknya. Putri hanya dapat mendesah dan tidak dapat berbuat apa-apa untuk menolaknya, karena badannya yang lemas sehabis muntah. Terkadang terdengan rintihan lirih dan permohonan agar dilepaskan. Matanya mulai berair. Namun nafsu bejat sang bapak kost sudah tak bisa dibendung lagi.
Parman pun makin kasar. Putri, gadis alim yang selalu berjilbab itu direbahkan dengan paksa di lantai kotor kamar kosong itu, beralaskan terpal. Rok panjang Putri disingkap, dan celana dalam Putri langsung ditarik ke bawah hingga betis lalu jari-jarinya mulai dimainkan di memeknya. Putri hanya dapat melengguh dan mendesah ketika jarinya dimainkan di memeknya. “Ahhh.. aahh.. janggaahhhn…sshh.. mmmhhh… sshhh.. awghh..” Jari-jari tangan Parman ditusukkan makin ke dalam memeknya. Putri sama sekali tidak dapat berbuat apa-apa terhadap apa yang Parman lakukan padanya karena pusing di kepalanya makin berat dan tubuhnya sama sekali tidak bertenaga. “jangaaan paaakhhh… putri hanya bisa merintih2 lirih minta dilepaskan, tapi tak berguna melawan gairah sang bapak kost terhadap anak kostnya yang alim namun montok. Karena Putri tidak dapat berpikir jernih, Parman makin menggila menguasai tubuhnya.

Parman mulai menjilati paha putri yang putih nan mulus, makin lama makin ke atas hingga liang memeknya terjilat oleh lidahnya yang agak kasar permukaannya. Gadis berjilbab itu tiba2 makin terbawa arus kenikmatan. Kini dari mulut indah gadis alim itu hanya keluar desahan dan rintihan menahan birahi. Kepalanya yang tertutup jilbab menggeleng2 kekiri kanan, matanya mulai merem melek menahan kenikmatan yang tidak seharusnya ia nikmati. lebih-lebih ketika lidah parman menemukan biji klitorisnya dan disedot-sedot oleh lidahnya hingga putri pun melintir dan menggelinjang nikmat. “Arhh.. arghh.. sshh.. sshhh.. oohh.. mmmhhh..! Pak.. Parman.. jaangaaaannhh… oouughh…laagiihh… Pak.. oouughh..!” Putri berceracau tidak karuan. Parman pun makin menyedot klitorisnya lebih gila mendengar desahan liar gadis alim itu.
Setelah hampir 15 menit lamanya memek putri disedot oleh Parman, gadis alim yang santun itu mengejang-kejang, kepala Parman yang ada di selangkangannya diremasnya dan keluarlah dari memeknya cairan yang langsung dijilat dan ditelan habis oleh Parman hingga tidak bersisa. Tubuh Putri makin lemas setelah cairan yang keluar dari memek dengan banyak. Hal ini berbeda dengan Parman yang makin ganas, kaos longgar Putri langsung disibakkan paksa hingga agak robek, BH-nya direnggut lepas. hingga kini, buah dada Putri terlihat jelas menantang. Payudaranya yang 36B terbungkus kulit putih bersih nan mulus terbuka tanpa penutup, dan terus terang baru sekali ini Putri bugil dilihat oleh seorang laki-laki seumur hidupnya, karena selama ini ia benar2 menjaga dirinya.
Baca juga : Mengukir Gairah di Bangku SMA

Parman yang belum puas menikmati klitorisnya tadi, langsung melepaskan baju dan celananya hingga bugil. Mata sayu Putri langsung melihat batang kemaluan Parman yang panjang, besar dan hitam mengacung tegang dan keras di antara pahanya yang kulitnya hitam legam. Saking hitamnya tubuh Parman, sampai terlihat mengkilap karena keringatnya mulai menetes dari pori-porinya.
Parman lalu naik ke atas tubuh Putri dan jongkok di perutnya, batang kejantanannya menggelantung tepat di wajahnya. Putri mulai berontak, ia menggelengkan wajahnya, Putri tidak mau menggulum kejantanannya, karena selain hitam dan besar, kontol Parman mengeluarkan bau yang agak aneh. Tapi Parman rupanya lebih pintar, hidung Putri dibekap oleh tangannya sehingga Putri sulit bernapas, mau tidak mau gadis alim itu harus bernapas dengan mulut.
Begitu mulut Putri terbuka untuk bernapas, tangan parman yang memegangi kontolnya langsung menyodokkan kejantanannya masuk mulut gadis berjilbab itu. Putri pun tersedak oleh batang parman yang ada di mulutnya. Putri berusaha berontak, namun lagi-lagi hidungnya dibekap hingga disaat mulutnya terbuka makin lebar batangnya ditekan lagi lebih ke dalam mulutnya. Putri makin tersedak karena batang Parman rasanya menyentuh amandelnya. Namun rupanya walau sudah menyentuh amandelnya, batang kejantanan Parman belum sepenuhnya masuk dalam mulutnya. Parman mencoba menyodokkan lebih ke dalam lagi batangnya dalam mulut Putri hingga terasa sampai kerongkongannya hingga gadis berjilbab yang cantik itu terbatuk-batuk.
Baca juga : Malam yang Mengejutkan di Kediaman Kepala Sekolah
Parman lalu melonggarkan dengan menarik kemaluannya sehingga Putri dapat bernapas, tapi lalu dia menyodokkan lagi kontolnya masuk ke dalam mulut Putri hingga Putri tersengal dan terbatuk-batuk lagi, sedangkan hidung Putri tetap ditutup oleh tangannya. Air mata Putri mengalir deras menahan rasa sakit di kerongkongannya, dan juga rasa kehinaan dan tidak berdaya. Parman terus melakukannya selama hampir 1 jam sampai cairan putih kental, rasanya aneh dan berbau memenuhi mulut gadis alim itu. Sungguh gadis alim itu sudah tak berdaya.
Putri berusaha mengeluarkan cairan itu dari mulutnya dengan menahan napas agar cairan itu tidak masuk, tapi Parman menyodokkan lagi kemaluannya sehingga cairan yang bau dan rasanya aneh tertelan juga yang membuat gadis berjilbab itu terbatuk-batuk. “Nah.. gitu dong… non. Pejuhku… harus non telan. Gimana rasanya, enak.. khan..?” Putri hanya bisa menangis, sembari berusaha memuntahkan cairan kontol Parman, namun tak bisa. Gadis alim itu merasa terhina dan tak berdaya, apalagi karena sadar, ia juga terbuai permainan.
Namun Parman rupanya semakin gila dan ganas. Tubuh Putri lalu kembali ditelentangkan, kaki Putri direnggangkannya dan diletakkan di pundaknya. Batang kemaluannya ditempelkan pada memek gadis berjilbab itu, lalu dengan jarinya dibukanya memek Putri dan dimasukkan kejantanannya ke dalam memeknya. Memek Putri yang masih rapat karena belum pernah dimasuki kemaluan siapa pun merasa seperti dirobek. Putri meringis kesakitan, “Akh.. akhh.. sakit paak.. sakit..!”

Kejantanan Parman mulai membongkar memek Putri yang masih rapat dan sempit. Disodokkannya batangnya yang hitam, panjang dan besar itu ke memeknya. Gadis berjilbab itu dibuatnya menjerit-jerit menerima sodokan itu di memeknya, “Akh.. sakit paakhh.. besar sekali..” “Gimana non rasanya..? Nanti juga enak kok.. non… nanti pasti non malah ketagihan…” kata Parman sambil menyeringai.
Payudara Putri yang ranum, terbungkus kulit yang putih bersih pun dan ukurannya 36B sudah dilahap oleh mulutnya, dicucup, disedot dan digigit putingnya. Putri makin lama mulai kembali terbawa kenikmatan, makin menggelinjang mengikuti irama permainannya. Tangisan kecil gadis berjilbab itu kembali melirih. Tubuh Parman yang hitam legam sangat kontras, terlihat terus menyodok diatas tubuh Putri yang putih mulus. Makin lama permainan mereka membuat tubuh Parman mengkilat karena keringat yang menimbulkan aroma bau yang tidak enak, yang membuat Putri ingin muntah lagi, namun memeknya rasanya makin enak setelah semua batangnya masuk ke memeknya.
Baca juga : STWJILBAB – Cerita Baru Di Bawah Satu Atap
“Argh.. argh..!!mmmhhh…eeeiiihh… paaakkkhhh… ssuudaaahh… eemmhh.. eemmhh… enaakkkhh… eemmmmhhhh…” Putri terus merintih dan mengerang nikmat. Parman terus menghujamkan kemaluannya ke dalam memek Putri yang rapat dan kesat. Perasaan nikmat sama sekali belum pernah Putri rasakan dalam hidupnya. Putri semakin terhanyut, merintih dan menjerit tenggelam dalam genjotan kenikmatan bapak kostnya. Gadis yang biasanya alim itu menikmati perkosaan yang ia alami.
Parman pun juga terus melumatkan payudara Putri dengan putingnya digigit-gigit, yang membuat Putri makin menggelinjang. “edyan!! Hhh…hhh…enak banget memekmu mbak… nikmat banget..! Kontolku kayak diperas-peras..! Enak buanget.. mbak Putri…” jawabnya sambil terus melakukan gerakan yang membuat Putri terasa nikmat.
Hampir satu jam kemudian, memek Putri terhujam batang kejantanannya Parman. Putri pun memberontak dan mengelepar ke kiri dan kanan, sambil merintih dan mendesah. Memek Putri terasa sakit luar biasa dengan mengeluarkan cairan putih kental dan berdarah, namun juga nikmat bukan kepalang. Cairan itu membasahi kemaluan Parman yang masih tertanam di memeknya. Saking banyaknya cairan itu sampai keluar hingga meluber ke paha.
“Argh.. arghh.. mmhh… eemmmhh… maauu pipiiisshh.. paakkkhh… aaiiiiihhh!!..aiihhhh!!! auuuugggh!!!” Putri pun mengejang2 menggapai ledakan orgasme yang mengguncangnya. Tubuhnya serasa dilolosi tulang2nya, lalu melayang tinggi. Sungguh kenikmatan yang sangat kontras, yang ia dapatkan dalam perkosaan itu. Setelah sekitar setengah menit terguncang2 orgasme, Tubuh putri pun lemas tidak berdaya dengan tetesan cairan putih kemerah-merahan di memek gadis berjilbab itu yang tumpah ke seprei, membuatnya agak panik karena menyadari bahwa keperawanan yang selama ini ia jaga telah direnggut paksa oleh bapak kostnya yang bejat. Namun ia juga marah pada dirinya sendiri, kenapa ikut menikmatinya.
Baca juga : Tetangga Ku Yang Hot!
Tangisnya kembali terdengar, namun gadis alim yang cantik dan sekal itu tidak berbuat apa-apa ketika Parman memutar posisinya hingga putri menungging. Dan selama itu pun batang Parman masih tertanam pada memek putri sehingga terasa agak perih. Parman lalu mulai memompa putri lagi. Kemaluannya keluar masuk memek gadis alim itu. Makin lama rasa perih memeknya hilang karena rasa nikmat luar biasa yang puti rasakan pada memeknya.

Putri merasa kalau batang kejantanan Parman rasanya lebih tertusuk ke dalam lagi hingga terasa ke perutnya. Rintihan gadis alim itu kembali terdengar. Bajunya yang sudah awut2an, jilbab putih lembut yang sudah kusut masai, basah kuyup oleh peluhnya, dan rintihan serta tangisan pasrahnya menunjukkan bahwa Putri sang gadis alim itu sudah benar2 tak berdaya.
Hampir 1 jam kemudian, Putri pun mengeluarkan cairan lagi yang membuat dirinya makin lemas tidak berdaya, yang mana banyak sekali cairan putih kental seakan tidak habis-habisnya dari memeknya, tubuhnya menjadi lunglai. “Akh… akh.. mmaaaassshh…. Putri pipis lagiiihhh…!! Aiiihhh!! Aihhh!!!”.
Lima menit kemudian, akhirnya Parman pun sampai juga pada puncaknya. Namun karena posisi tubuhnya yang sudah loyo, sehingga Parman tidak dapat melepaskan batang kemaluannya dari memek Putri dan secara otomatis cairan hangat pun mengalir dengan derasnya dari kontolnya membasahi rahimnya.
Baca juga : DUA CINTA, SATU ATAP – Stwjilbab Cerita Seks
“Mbak.., aku keluar nich..! Aku.. keluar.. argh.. argh.. tapi.. nggak bisa dicabut dari memek mbakk..aaarrghhh!!..” Putri tidak bisa berbuat apa-apa atas tindakan Parman membuang sperma di rahimnya. Tangisnya semakin keras, menyadari bahwa ia bisa hamil karena tindakan bapak kostnya itu. Namun saat sperma sang bapak kost muncrat memasuki liang memeknya, ada rasa hangat dan nikmat yang ia rasakan.
Setelah cairan sperma Parman membasahi memeknya, dan setelah dia mengubah posisi tubuhnya, akhirnya batang kejantanannya terlepas juga dari memeknya. Lalu ambruklah tubuh Parman di atas tubuh Putri yang sangat lemas. Mereka pun lemas tidak berdaya. Kembali terdengar isak tangis Putri, lemah karena perkosaan yang telah ia alami. Tak beberapa lama, sang bapak kost itu keluar kamar kosong itu, dan kembali membawa sebotol air minum kemasan. Ia langsung menenggak setengahnya, lalu mendudukkan putri agar mudah meminumnya. Putri yang amat lelah dan memang haus karena perkosaan tadi langsung meminum air yang diberikan sang bapak kost.
Baca juga : Hipnotis Sekolah
Air minum tadi seakan menyegarkan putri, walaupun isak tangisnya masih sesekali terdengar. Setelah beberapa saat mengambil nafas, sang bapak kost menciumnya, lalu kembali mendorong tubuh putri untuk terlentang. Ternyata sang bapak kost kembali terpacu birahinya. Putri hanya pasrah. Airmatanya kembali mengalir, dan kembali ia menjerit kecil ketika kontol besar hitam bapak kostnya menyeruak lubang memek gadis alim itu. Sang bapak kostnya kembali menikmati tubuh lemah putri selama beberapa jam, sampai beberapa saat sebelum teman kost putri pulang, sekitar jam 1 siang. Gadis berjilbab itu berkali2 orgasme dalam genjotan sang bapak kost.
====================================================================
JOIN GRUP VVIP
JOIN GRUP WHATSAPP
Tonton Videonya Disini :
- Body Nya Mulus Banget, Keenakan Ngentot sama Pacar – STWJILBAB
- Stw Jilbab Abu-abu Entot di Kosan Pacarnya – Bokep Indo
- Selebgram Bandung Tobrut Ini Keenakan di Kentot Mantannya – Bokep Indonesia
